Blog Kopdang yang Indonesiana
Tahukah Anda profil orang Indonesia tulen? Saya mendapatkan kesan tersebut saat mengunjungi blog Mas Kopdang.
Percampuran antara kesan norak, sok ngebanyol, terkadang garing, namun terkadang serius. Itu lah cerminan warga Indonesia sebagian besar.
Patut disayangkan nama julukan yang digunakan adalah Mas Kopdang. Okelah, Kopdang berarti kopidangdut, dari nama alamat blog tersebut. Hanya saja mengapa menggunakan nama panggilan “Mas”. Mas itu terkesan Jawa. Bukan Indonesia. Kalau mau dibuat Indonesia, ya sebaiknya Pak-Kopdang…
Tapi memang sepertinya Mas Kopdang tidak pernah declare bahwa blognya blog cita rasa Indonesia atau Jawa. Dia hanya menyatakan: “Blog Kopidangdut. Itu saja…” Berhubung Indonesiana, maka dari urusan lowongan, skripsi, rumah tangga, hingga urusan remeh-temeh seperti pengalaman merokok ditulis dalam blognya.
Ya, itulah warga Indonesia sejati. Benar-benar ngawur…
Kalau makanan gado-gado terdiri dari bermacam-macam bahan dan bumbu namun “nyambung” dalam satu piring sajian dan terasa mantap, seperti gado-gado Boplo – misalnya, nah kalau blog ini sesuai namanya, kopidangdut, terkesan janggal. Kopi dan dangdut. Kopidangdut. Sulit dikatakan hubungannya. Tidak jelas. Hanya satu yang jadi tiba-tiba muncul. Judul lagu dangdut!
Apakah dirinya telah meminta ijin Bung Fahmi Sahab, atau setidaknya menelpon? Saya rasa belum. Cerpen, puisi, hingga riwayat sastra ada dan pernah disajikan dalam blog ini.. Lha, jadi maunya apa sih Mas Kopdang?
Istimewanya, blog ini tidak mencari sensasi, datar, sabar dan terkadang melayani publik alias pengunjung dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan via email atau kotak komentar. Terkadang dalam kupasan dan ulasannya yang ringan atau justru serius sekali, terpancar bahwasanya itu lah usahanya membumikan pikirannya yang ruwet, nyeleneh dan terkadang memang [diakui] cemerlang.
Terkadang menggurui, terkadang sinis, terkadang memunculkan satir halus, dan gaya bahasa yang berubah-ubah. Saya curiga, blog ini adalah sebuah proyek eksperimentalia murah meriah baginya. Memang blog yang aneh! Bahkan komentar yang berbentuk pertanyaan sering dijawab seenaknya.
Ah, memang sepertinya bagi Mas Kopdang, blog bukan sesuatu yang harus terlalu serius untuk dikelola. Baginya ini sekadar permainan saja. Peniup angin kelupaan, atau malah sebaliknya, menulis blog sebagai upaya untuk melupakan sesuatu…?
Mas Kopdang, seorang pegawai Bank Sentral yang bernama asli: Rio Wardhanu, yang mungkin mencoba melepas rutinitas sehari-hari.. Melepas kepenatan? Lari dari keseriusan? Itu sah..asal jangan lari dari kenyataan saja…
Tapi setidaknya, inilah blog yang penuh aroma Indonesia. Cerdas sekaligus pandir. Serius sekaligus bercanda.

di/pada Januari 10, 2008 di/pada 11:56 pm
Halah,…sok teoritis! Lha, aku aja gak kepikiran sampai yang sampeyan pikirin kok..
Pigimanepun juge ane ucapin tengkyu ah..
di/pada Januari 14, 2008 di/pada 2:43 am
wah terima kasih, tambahan blog yang bisa dikunjungi
salam kenal dari sayah
di/pada Januari 16, 2008 di/pada 12:41 pm
Meluncur ke TKP ***wuuuush!!!***
di/pada Februari 2, 2008 di/pada 12:05 am
hah? mas kopdang ituh…??
di/pada Maret 4, 2008 di/pada 11:37 am
wuih…ternyata survey nya bagus banget….
salam kenal dari saya
soleilunatics
di/pada April 23, 2008 di/pada 12:09 pm
wah… temenku si RWD Cerbon langsung sesak klambine, kepalanya langsung besar sak degan2, atine gemuruh kayak suara knalpot 4 tak motor jambret yg sekarang tinggal kenangan… maklum baru kali ini Kopdang dapet pujian…. hahaha;). Tp aku tetep salut ama Kopdang
di/pada Oktober 30, 2008 di/pada 5:01 am
eh, kenalin…Bruzz
aku nulis cerpen2&novel, pengennya sich ngangkat yang cerita filosofi cinta gtu…kasih masukan ya, tentunya abis datang ke blogku
di/pada Maret 1, 2009 di/pada 6:48 am
Alo salam kenal ya……
Terima kasih atas artikelnya…..